Petani di Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, memanfaatkan irigasi tetes untuk mengelola kebun sayur dan palawija di tengah keterbatasan air. Sistem sederhana tersebut mengarahkan air langsung ke area akar tanaman sehingga penggunaannya lebih terkendali.

Pengalaman petani menunjukkan bahwa inovasi pertanian dapat tumbuh dari pengetahuan yang dipelajari melalui pelatihan, pengalaman petani lain, dan berbagai sumber informasi. Teknologi yang diterapkan kemudian disesuaikan dengan kondisi lahan serta ketersediaan air setempat.

Kebun warga juga berkembang menjadi ruang belajar dan ruang kampanye. Jurnalis Warga Perempuan bersama konten kreator mendokumentasikan praktik irigasi tetes dan menyebarkannya melalui media sosial serta media alternatif agar pengalaman dari tingkat desa dapat menjangkau masyarakat yang menghadapi persoalan serupa.

Kampanye tersebut merupakan bagian dari kerja Yayasan Speaker Kampung dalam inisiatif “Gerakan Jurnalisme Warga Perempuan dalam Kampanye Ekonomi Hijau pada Pertanian Irigasi Tetes”, penerima Hibah Inovasi Hijau Lokadana.

Sumber : Tribun Lombok

Penulis: Rozi Anwar · Editor: Wahyu Widiyantoro.

Pot Hibah Darurat Lokadana

Dukung OMS dan Komunitas dalam menghadapi krisis mendesak agar layanan penting tetap berjalan.

Informasi Rekening

  • Nama Bank: Mandiri
  • Nomor Rekening: 1660039992888
  • Atas Nama: Yayasan Jejaring Lokadaya Nusantara

 

Setiap kontribusi berarti menjaga komunitas tetap bertahan di tengah situasi darurat.