Jejak Perubahan

Koordinasi Komite Hibah Perkuat Mekanisme Seleksi Hibah Mikro LOKADANA Siklus I

Dalam rangka memastikan proses seleksi Hibah Mikro LOKADANA Siklus I berjalan adil, cermat, dan bertanggung jawab, komite hibah bersama tim sekretariat menggelar koordinasi untuk menyepakati mekanisme penilaian proposal yang telah masuk. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyamakan pemahaman, menegaskan kode etik, serta menyusun skema kerja kolektif dalam proses seleksi.

Koordinasi tersebut dilakukan ketika masa pengajuan proposal sudah mendekati batas akhir. Pada saat rapat berlangsung, tercatat sedikitnya 109 proposal dari 107 organisasi telah masuk, dengan kemungkinan jumlah tersebut masih bertambah hingga penutupan pada malam hari. Tingginya jumlah proposal menunjukkan besarnya antusiasme komunitas, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai inisiatif lokal untuk terlibat dalam skema dukungan yang dibuka melalui LOKADANA.

Dalam pembahasan, komite hibah menaruh perhatian besar pada kualitas dan integritas proses penilaian. Salah satu agenda utama adalah menyepakati detail indikator penilaian agar setiap proposal dinilai dengan dasar yang sama, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, komite juga menegaskan pentingnya kode etik sebagai landasan bersama dalam menjaga objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas selama proses seleksi berlangsung.

Rapat juga mencerminkan kehati-hatian komite dalam membaca keragaman proposal yang masuk. Selain membedakan antara skema penguatan kapasitas dan inovasi hijau, komite membahas secara khusus bagaimana mengidentifikasi proposal dari kelompok anak muda dan organisasi masyarakat sipil. Pembahasan ini menjadi penting karena skema hibah memiliki kategori, alokasi, dan besaran dukungan yang berbeda, sehingga proses identifikasi perlu dilakukan secara cermat tanpa mengabaikan konteks kelembagaan para pengusul.

Semangat pemerataan juga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam koordinasi ini. Komite mendiskusikan kemungkinan adanya lebih dari satu proposal yang diajukan oleh organisasi yang sama, lalu menimbang pentingnya memperluas manfaat hibah agar dukungan dapat menjangkau lebih banyak inisiatif. Dengan demikian, proses seleksi tidak hanya berorientasi pada kualitas proposal, tetapi juga pada nilai keadilan dan distribusi manfaat yang lebih luas bagi gerakan masyarakat sipil.

Untuk menjaga mutu penilaian, komite menekankan bahwa satu proposal idealnya tidak dibaca oleh satu orang saja. Sebaliknya, setiap proposal diupayakan dinilai secara kolektif oleh beberapa orang dalam tim kecil agar tersedia ruang pembacaan yang lebih objektif, diskusi yang lebih matang, serta mekanisme penyelesaian jika terjadi perbedaan pandangan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa LOKADANA tidak memandang seleksi hibah semata sebagai proses administratif, melainkan sebagai tanggung jawab bersama terhadap sesama aktor masyarakat sipil.

Dari diskusi tersebut, mengemuka pula kebutuhan untuk membentuk tim-tim penilai yang bekerja secara berkelompok, dengan pembagian berdasarkan jumlah proposal dan wilayah. Komite juga membuka kemungkinan melibatkan anggota lain yang tidak sedang mengajukan proposal pada siklus ini, agar beban pembacaan dapat terbagi secara lebih proporsional tanpa mengorbankan kualitas penilaian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga proses seleksi tetap kuat secara etik sekaligus realistis secara kerja.

Melalui koordinasi ini, LOKADANA menegaskan bahwa hibah partisipatif tidak hanya membutuhkan akses yang terbuka, tetapi juga proses seleksi yang dijalankan dengan penuh kehati-hatian. Di tengah banyaknya proposal yang masuk, komite hibah berupaya menjaga agar setiap pengajuan dibaca secara serius, dinilai secara adil, dan ditempatkan dalam mekanisme yang kolektif. Upaya ini menjadi bagian penting dari semangat LOKADANA untuk membangun dukungan yang tidak hanya sederhana dan dekat dengan komunitas, tetapi juga berintegritas dalam setiap tahapannya.

 

Pot Hibah Darurat Lokadana

Dukung OMS dan Komunitas dalam menghadapi krisis mendesak agar layanan penting tetap berjalan.

Informasi Rekening

  • Nama Bank: Mandiri
  • Nomor Rekening: 1660039992888
  • Atas Nama: Yayasan Jejaring Lokadaya Nusantara

 

Setiap kontribusi berarti menjaga komunitas tetap bertahan di tengah situasi darurat.